Image by brendan.lally via Flickr
Bayangkanlah kita menikam dada orang yang kita cintai.
Saat bilah pisau itu terbenam ke dalam dadanya, ia
tersedak mencoba menghirup udara, ia mencoba meraup apa yang masih bisa digapainya.
Dengan liar, wajahnya menyemburkan teror dan ketakutan. Memancarkan
kesakitan yang teramat sangat pedih rasanya. Ia mulai kehilangan darah,
dan ia mulai mengalami shock yang parah. Ia [...]
DIarsipkan di bawah: peristiwa, renungan | Ditandai: motivation, spirit | Leave a Comment »

